topmetro.news, Nias Barat – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nias bersama Pemkab Nias Barat meninjau lokasi rencana pembangunan infrastruktur kelistrikan di Desa Simaeasi, Kecamatan Mandrehe, Senin (12/10/2026).
Peninjauan ini menjadi bagian dari persiapan penguatan pasokan listrik untuk mendukung pelayanan publik, aktivitas usaha, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Peninjauan dilakukan oleh Manager PLN UP3 Nias Leonard Tulus M Panjaitan, bersama Bupati Nias Barat Dr Eliyunus Waruwu. Kegiatan tersebut menindaklanjuti penandatanganan hibah tanah dari Pemerintah Kabupaten Nias Barat kepada PLN pada 18 September 2026.
Lahan hibah seluas total 3.845 meter persegi tersebut terdiri atas 3.000 meter persegi untuk penempatan peralatan dan infrastruktur PLN serta 845 meter persegi untuk akses jalan menuju lokasi.
Peninjauan tersebut turut dihadiri Camat Mandrehe, perwakilan perangkat daerah yang membidangi perizinan dan pekerjaan umum, Pj Kepala Desa Simaeasi, Pj Kepala Desa Onolimbu, perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN), masyarakat penghibah tanah, serta personel PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Nias Barat.
Bupati Nias Barat Dr Eliyunus Waruwu menyampaikan, bahwa penguatan infrastruktur kelistrikan merupakan kebutuhan penting masyarakat sekaligus fondasi untuk mendorong pembangunan daerah.
“Kita ingin memastikan pembangunan infrastruktur kelistrikan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Nias Barat akan terus membangun komunikasi dan sinergi dengan PLN agar kebutuhan listrik masyarakat dapat semakin terpenuhi,” ungkap Eliyunus.
Manager PLN UP3 Nias Leonard Tulus M Panjaitan, menjelaskan bahwa lahan hibah tersebut direncanakan untuk pembangunan infrastruktur yang mendukung penguatan pasokan listrik di Kabupaten Nias Barat.
“Kami menargetkan kapasitas pasokan hingga 10 megawatt sekaligus meningkatkan keandalannya. Penguatan ini diharapkan dapat mendukung kebutuhan masyarakat dan berbagai program strategis pembangunan daerah,” ujar Leonard.
Leonard menambahkan, ketersediaan listrik yang andal diharapkan dapat menunjang kegiatan pendidikan, pelayanan kesehatan, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta digitalisasi pelayanan pemerintahan. Dukungan kelistrikan juga menjadi salah satu faktor penting dalam membuka peluang investasi di daerah.
Apresiasi
GM PLN UID Sumatera Utara Rizky Mochamad, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Nias Barat dan masyarakat dalam penyiapan lahan. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan infrastruktur kelistrikan yang selaras dengan kebutuhan daerah.
“Listrik yang andal merupakan fondasi bagi tumbuhnya kegiatan ekonomi dan meningkatnya kualitas pelayanan publik. Kami mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Nias Barat dan masyarakat dalam penyiapan lahan ini. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, PLN berkomitmen mendukung penguatan kelistrikan agar semakin banyak peluang usaha dan layanan masyarakat yang dapat berkembang,” ungkap Rizky.
Rizky berharap penguatan kelistrikan dapat membantu UMKM meningkatkan produktivitas, menunjang kegiatan belajar, serta mendukung pelayanan kesehatan dan pemerintahan. Dengan demikian, manfaat pengembangan infrastruktur dapat turut mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Nias Barat.
Melalui sinergi ini, PLN dan Pemerintah Kabupaten Nias Barat terus memperkuat koordinasi dalam menyiapkan rencana pembangunan infrastruktur kelistrikan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya pasokan listrik yang semakin andal untuk menunjang pelayanan publik, membuka peluang usaha, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Nias Barat.
sumber | RELIS

